![]() |
| source : wartajwatengah.com |
PRACIMANTORO, WONOGIRI – Kabupaten Wonogiri memiliki beragam destinasi wisata yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan cerita yang berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya adalah Goa Putri Kencono yang berada di Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro.
Berada di kawasan karst Gunung Sewu, goa ini memiliki lorong dengan panjang sekitar 121 meter. Pengunjung dapat menyusuri bagian dalam goa sambil menikmati berbagai formasi batuan alami berupa stalaktit dan stalagmit yang terbentuk dalam proses geologi selama waktu yang sangat panjang.
Daya tarik Goa Putri Kencono tidak hanya terletak pada keindahan batuannya. Lorong goa terbagi menjadi tujuh bagian atau ruangan yang masing-masing memiliki nama dan cerita tersendiri di kalangan masyarakat setempat.
Beberapa di antaranya dikenal sebagai Ruang Tamu, Ruang Jumenengan, hingga Ruang Panyuwunan.
Ditemukan pada 1991
Keberadaan Goa Putri Kencono disebut mulai diketahui masyarakat setelah ditemukan pada 1 Januari 1991. Sejak saat itu, goa tersebut perlahan berkembang menjadi salah satu tujuan wisata alam di wilayah Pracimantoro.
Karakter kawasan karst Gunung Sewu membuat perjalanan menyusuri goa menjadi pengalaman tersendiri. Bentuk stalaktit yang menjuntai dari langit-langit dan stalagmit yang tumbuh dari dasar goa menciptakan pemandangan alami yang khas.
Selain menjadi tujuan wisata, keberadaan goa juga tidak terlepas dari cerita tutur yang berkembang di masyarakat sekitar.
Berkaitan dengan Legenda Putri Kencana Wungu
Nama Goa Putri Kencono dikaitkan dengan sosok Putri Kencana Wungu yang dalam cerita rakyat setempat memiliki hubungan dengan lingkungan Kerajaan Majapahit.
Kisah tersebut menjadi bagian dari legenda yang diwariskan secara turun-temurun dan turut memperkaya daya tarik Goa Putri Kencono.
Namun, cerita mengenai petilasan maupun kaitannya dengan tokoh tertentu merupakan bagian dari legenda atau kepercayaan masyarakat. Kisah tersebut perlu dipahami sebagai cerita tutur dan bukan sebagai fakta sejarah yang telah terverifikasi apabila tidak didukung bukti historis.
Memiliki Tujuh Ruangan
Dengan panjang lorong sekitar 121 meter, Goa Putri Kencono menawarkan sejumlah bagian dengan karakter yang berbeda.
Keberadaan tujuh ruangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian pengunjung. Nama-nama ruangan yang berkembang di tengah masyarakat juga menunjukkan bagaimana kawasan tersebut memiliki nilai budaya selain nilai wisata alam.
Di beberapa bagian kawasan goa juga terdapat titik air yang kemudian menjadi bagian dari cerita dan kepercayaan masyarakat.
Sebagian masyarakat mengaitkan air tersebut dengan berbagai khasiat tertentu, termasuk dipercaya dapat membuat seseorang terlihat awet muda maupun memudahkan mendapatkan jodoh.
Kepercayaan tersebut merupakan bagian dari mitos atau tradisi tutur masyarakat dan belum memiliki dasar pembuktian ilmiah.
Perpaduan Alam dan Kearifan Lokal
Goa Putri Kencono menjadi salah satu contoh bagaimana kawasan karst Gunung Sewu menyimpan kekayaan alam sekaligus budaya.
Wisatawan tidak hanya dapat menikmati pemandangan formasi batuan di dalam goa, tetapi juga mengenal berbagai cerita lokal yang berkembang di sekitar kawasan tersebut.
Lokasinya berada sekitar 45 kilometer ke arah selatan dari pusat Kota Wonogiri. Goa Putri Kencono dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi dengan karakter berbeda, terutama mereka yang tertarik pada wisata alam dan kawasan karst.
Keberadaan Goa Putri Kencono mempertemukan tiga unsur yang saling melengkapi, yakni bentang alam karst, cerita tutur masyarakat, dan kearifan lokal yang masih diwariskan hingga kini.
Bagi masyarakat Pracimantoro, goa tersebut bukan hanya menjadi bagian dari kekayaan alam daerah, tetapi juga menjadi ruang yang menyimpan cerita dan identitas budaya yang terus dikenal dari generasi ke generasi.
