source : www.psht.or.id
MADIUN, JAWA TIMUR — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mulai mematangkan persiapan menuju Parapatan Luhur (Parluh) 2026. Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc., mengajak seluruh cabang, termasuk cabang khusus di luar negeri, untuk aktif memberikan gagasan terbaik bagi kemajuan organisasi.
Ajakan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Parluh PSHT yang dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026 di Padepokan Agung Madiun.
Menurut Muhammad Taufiq, Parluh bukan hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga kesempatan bagi seluruh cabang untuk ikut menentukan arah perkembangan PSHT ke depan.
Karena itu, ia meminta setiap cabang mempersiapkan diri dengan baik serta menyampaikan berbagai gagasan yang konstruktif untuk menjadi bahan pembahasan dalam forum tersebut.
Cabang Diminta Aktif Berikan Masukan
Ketua Umum PSHT mendorong agar gagasan yang disampaikan tidak sekadar berupa masukan biasa. Setiap cabang diharapkan mampu menghadirkan ide yang cerdas, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan organisasi.
Keterlibatan aktif cabang dinilai penting agar Parluh 2026 dapat menghasilkan keputusan yang mampu memberikan arah bagi perkembangan PSHT pada masa mendatang.
Selain cabang di dalam negeri, imbauan tersebut juga ditujukan kepada cabang khusus PSHT yang berada di luar negeri.
Jadi Momentum Menata Organisasi
Pelaksanaan Parluh 2026 juga diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus pembenahan organisasi. Sebelumnya, Ketua Penyelenggara Parluh 2026, Mayjen TNI Totok Imam Santoso, menyebut forum tersebut sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kondisi organisasi dan membangun kembali kebersamaan.
Semangat rekonsiliasi juga menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam persiapan Parluh. Panitia sebelumnya menyerukan agar berbagai perbedaan dan ego sektoral dapat dikesampingkan demi kepentingan organisasi secara lebih luas.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, persiapan teknis maupun substansi terus dilakukan. Seluruh cabang diharapkan dapat berkontribusi sehingga Parluh 2026 tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menyusun langkah PSHT ke depan.
Melalui keterlibatan seluruh unsur organisasi, Parluh 2026 diharapkan mampu menghasilkan gagasan dan keputusan yang membawa PSHT menuju tata kelola organisasi yang lebih baik serta memperkuat kebersamaan di antara seluruh warganya.