| gambar ilustrasi |
Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 22.58 WITA. Episenter berada di sekitar wilayah Manggarai Barat dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan dirasakan di sejumlah daerah di Flores, termasuk Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur hingga Nagekeo.
Sejumlah warga mengaku terkejut karena gempa terjadi ketika sebagian masyarakat sedang beristirahat. Warga yang masih tinggal di rumah maupun tempat pengungsian memilih keluar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya guncangan berikutnya.
Bagian dari Rangkaian Gempa Susulan
Gempa magnitudo 5,0 tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas gempa susulan setelah gempa besar yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
BMKG mencatat hingga Rabu (26/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 7.492 gempa susulan. Dari jumlah tersebut, 33 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 143 kejadian dilaporkan dirasakan oleh masyarakat. Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2.
Aktivitas seismik yang masih berlangsung membuat masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada, terutama mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa sebelumnya.
Warga Masih Mengungsi
Sebagian masyarakat Flores hingga kini masih memilih tinggal di tenda atau tempat pengungsian karena khawatir terhadap kondisi bangunan rumah yang terdampak gempa.
Guncangan susulan juga menambah kekhawatiran warga yang sebelumnya telah mengalami trauma akibat gempa utama. Beberapa warga dilaporkan kembali meninggalkan rumah setelah merasakan getaran malam tersebut.
Di tengah kondisi tersebut, pemerintah dan petugas kebencanaan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gempa serta kondisi masyarakat terdampak.
Warga diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Hingga laporan ini disusun, aktivitas gempa susulan masih menjadi perhatian karena rangkaian gempa belum sepenuhnya berhenti.